Cara Menghitung Cor Beton Jalan

By | September 10, 2020
Cara Menghitung Cor Beton Jalan
80 / 100

Agar Tidak Salah Langkah, Berikut Cara Menghitung Cor Beton Jalan Yang Tepat

Penting untuk mengetahui cara menghitung cor beton jalan, mengingat beberapa waktu belakangan sudah banyak konstruksi jalan yang mengandalkan cor beton.

Cor dari beton terpilih menjadi konstruksi terbaik, karena sumber materialnya mudah ditemukan di pasaran dan proses pengerjaannya sendiri tidak membutuhkan biaya yang besar.

Sehingga tidak heran jika masyarakat kemudian berpaling menggunakan beton cor dibandingkan jenis konstruksi jalan lainnya. Untuk memahaminya lebih dalam, simak ulasan berikut.

Rumus Volume dari Cor Jalan Dari Beton

Cara Menghitung Cor Beton Jalan

Cara Menghitung Cor Beton Jalan

Sebelum mulai menghitung berapa banyak cor yang dibutuhkan, hal penting yang tidak boleh luput diperhatikan adalah rumus penghitungannya sendiri.

Beruntungnya rumus volume untuk menghitung cor jalanan cukup sederhana, bahkan rumus satu ini kerap dijumpai dalam keseharian masyarakat.

Rumus volume dari cor jalan yang terbuat dari beton yaitu panjang (p) x lebar (l) x tinggi (t). Rumus satu ini bahkan sudah diajarkan ketika duduk di bangku sekolah, sehingga mudah untuk menerapkannya.

Untuk lebih memudahkan pemahaman, silahkan simak contoh sederhana berikut. Misalnya saja jalan yang hendak dicor memiliki panjang 500 meter, lebar 3 meter, dan tebal 30 cm.

Dari informasi yang berhasil didapatkan tersebut, Anda sudah bisa memasukkanya ke dalam rumus volume sebelumnya yang berarti menjadi 500 m x 3 m x 0.3 m = 450 m3.

Setelah menyimak contoh di atas, diharapkan Anda bisa memahami bagaimana cara menghitungnya dengan benar dan tepat. Cara menghitung cor beton jalan satu ini cukup mudah dipahami bukan ?

Volume m3 beton

  • jika lebar 1,5m = 1,5m x 33m x 0,25m = 12,375 m3.
  • jika lebar 2m = 2m x 33m x 0,25m = 16,5 m3.
  • jika lebar 3m = 3m x 33m x 0,25m = 24,75 m3.

Menghitung Banyaknya Kebutuhan Truck Mixer Beton

Hasil perhitungan sebelumnya, diketahui bahwa Anda membutuhkan sekitar 450 m3 beton cor. Setelahnya Anda harus memesannya pada supplier beton  sesuai volume beton yang telah dihitung sebelumnya.

Tidak perlu terburu buru untuk membelinya, karena penting untuk melakukan survei terkait daftar harga beton cor dan kualitas cor untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak.

Sebagai konsumen cerdas, Anda pun harus menanyakan berapa banyak kapasitas truck muatan per m3, untuk membudahkan mengetahui berapa banyak kebutuhan truck mixer beton.

Anda dapat menghitung besaran kebutuhan truck mixcernya menggunakan rumus volume cor / muatan truck. Apabila sulit dicerna, silahkan simak penggunaan rumusnya berikut.

Misalnya saja volume cor beton berkisar 450 m3 dengan truck bermuatan 7 m3, maka penghitungannya menjadi 450 m3 / 7 m3 = 65 m3 (hasil pembulatan).

  • jika truck isi 7m3 = 360m3 / 7m3 = 52 truck
  • jika truck isi 9m3 = 360m3 / 9m3 = 40 truck
  • jika truck isi 12m3 = 360m3 / 12m3 = 30 truck

Contoh Soal Penghitungan Volume Cor Jalan Beton

cara menghitung material cor beton jalan

Usai memahami materi sebelumnya, kini saatnya untuk berlatih cara menghitung cor beton jalan agar semakin mahir menghitungnya dengan tepat. Berikut soalnya.

Pada kasus kali ini, si bos berencana mengecor jalan yang ada di Jalan Dahlia menggunakan beton readymix. Jalan tersebut memiliki panjang 25 meter dan lebar sekitar 2 meter saja.

Rencananya si bos ingin membuat jalan tersebut setebal 20 cm, sehingga berapa volume cor jalan dan kebutuhan truck yang harus dipersiapkan ?

Dari penjelasan tersebut kita telah mendapatkan informasi yang sudah sangat lengkap karena panjang, lebar, hingga tinggi jalan sudah diketahui dengan pasti. Kini saatnya untuk mulai menghitung.

Diketahui bahwa panjang jalan 25 meter, lebar jalan 2 meter, dan tinggi cor 20 cm dan akan diselesaikan denga rumus panjang x lebar x tinggi.

Ketika semua angkanya dimasukkan maka muncullah 25 m x 2 m x 0.2 m yang melahirkan hasil 10 m3. Cukup mudah bukan untuk menyelesaikan soal perhitungan satu ini ?

Walaupun rumus yang digunakan sudah cukup sederhana, sayangnya masih banyak yang kurang teliti untuk menyelesaikan soalnya. Tahukah dimana kesalahan tersebut ?

Kesalahan perhitungan sebenarnya cukup simpel, dimana data yang terlampir menyatakan bahwa tinggi cor masih menggunakan satuan “cm” dan pada rumusnya menggunakan satuan meter.

Sebelum menghitungnya, maka Anda harus mengubah dari “cm” ke “m” terlebih dahulu. Dari penjelasan tersebut, apakah Anda sudah benar benar memahaminya ?

Ketika melenggang santai di jalanan, kemungkinan besar Anda menyadari bahwa sebagian konstruksinya mengandalkan cor dari beton dalam proses pembuatannya.

Walaupun terkesan sederhana, siapa sangka bahwa  proses pembuatannya sendiri membutuhkan perhitungan matang dan harus dilakukan oleh sang ahlinya.

Dimana cara menghitung cor beton jalan sendiri, harus dilakukan dengan menggunakan rumus volume agar hasil pembuatannya menjadi lebih maksimal dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *