Cara Pasang Lisplang Beton pada Atap Bangunan yang Rapi dan Tahan Lama

By | September 16, 2020

Memiliki hunian yang nyaman sekaligus enak dipandang tentu menjadi impian setiap orang. Salah satu cara untuk meningkatkan tampilan sekaligus fungsi rumah adalah dengan memasang lisplang pada bagian atap.

Lisplang merupakan elemen penting pada tepi atap yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga memperindah tampilan bangunan. Saat ini, lisplang banyak dibuat dari berbagai material, dan salah satu yang paling populer adalah beton karena kekuatan dan daya tahannya.

Lalu, bagaimana cara pasang lisplang beton yang benar agar hasilnya rapi, kuat, dan tahan lama? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.


Apa Itu Lisplang dan Fungsinya?

Lisplang dari Bahan Beton

Lisplang adalah papan atau elemen penutup yang dipasang pada bagian tepi atap. Fungsinya antara lain:

  • Melindungi rangka atap (usuk dan reng) dari hujan dan panas
  • Mencegah air masuk ke bagian dalam atap
  • Memperindah tampilan eksterior rumah
  • Menutup bagian rangka atap agar terlihat lebih rapi

Lisplang sering digunakan pada rumah dengan model atap limasan, pelana, maupun desain modern.


Tips dan Cara Pasang Lisplang Beton

Agar pemasangan lisplang beton maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan mulai dari ukuran hingga teknik pemasangan.


1. Menentukan Ukuran Lisplang

Sebelum pemasangan, pastikan ukuran lisplang sesuai dengan kebutuhan bangunan.

Umumnya:

  • Lebar lisplang: 15–30 cm
  • Ketebalan: ± 0,9 cm atau lebih

Ukuran ini bisa disesuaikan dengan desain rumah dan bagian atap yang ingin ditutup.


2. Mengatur Jarak Sekrup dengan Tepat

Pemasangan lisplang beton biasanya menggunakan sekrup atau baut. Perhatikan jarak pemasangannya agar kuat dan tidak mudah lepas:

  • Jarak sekrup ke sudut panel: minimal 75 mm
  • Jarak sekrup dari tepi panel: minimal 15 mm
  • Jarak antar sekrup di sisi panel: maksimal 200 mm
  • Jarak antar sekrup di bagian tengah: maksimal 300 mm

Pengaturan jarak ini penting untuk menjaga kestabilan lisplang.


3. Memberikan Celah Antar Panel

Berikan jarak antar lisplang sekitar ± 4 mm. Tujuannya:

  • Mengantisipasi pemuaian material
  • Mencegah retak atau pecah

Celah ini nantinya bisa ditutup menggunakan sealant agar tetap rapi.


4. Menanam Kepala Sekrup

Agar tidak mudah berkarat dan terlihat lebih rapi:

  • Tanam (countersink) kepala sekrup ke dalam permukaan
  • Gunakan teknik overshunk agar posisi sekrup masuk sempurna

Setelah itu, tutup bekas sekrup menggunakan dempul tahan cuaca.


5. Menggunakan Sealant pada Sambungan

Gunakan sealant berbahan silikon untuk menyambung antar lisplang. Fungsinya:

  • Mencegah air masuk
  • Menambah kekuatan sambungan
  • Membuat tampilan lebih rapi

6. Memastikan Pemasangan Lurus

Gunakan benang atau waterpass untuk memastikan lisplang terpasang lurus.
Pemasangan yang tidak sejajar akan mengurangi estetika bangunan.


7. Teknik Pemasangan 1 Trap dan 2 Trap

Lisplang beton dapat dipasang dengan dua metode:

  • 1 trap: satu lapisan lisplang
  • 2 trap: dua lapisan (lebih tebal dan estetis)

Untuk metode 2 trap:

  • Pasang lisplang besar (±200 mm) terlebih dahulu
  • Tambahkan lisplang kecil (±100 mm) di atasnya

Susun secara zig-zag agar sambungan lebih kuat dan tidak sejajar.


Keuntungan Menggunakan Lisplang Beton

Cara Pasang Lisplang Beton

Lisplang beton semakin populer karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan material lain seperti kayu.

1. Lebih Kuat dan Tahan Lama

Beton tidak mudah lapuk, tahan terhadap cuaca ekstrem, dan memiliki umur pakai yang panjang.

2. Tahan Terhadap Air dan Rayap

Berbeda dengan kayu, lisplang beton tidak mudah rusak akibat air hujan atau serangan rayap.

3. Tampilan Lebih Rapi dan Presisi

Lisplang beton biasanya dibuat dengan cetakan, sehingga hasilnya lebih simetris dan halus.

4. Perawatan Lebih Mudah

Tidak memerlukan perawatan khusus seperti pelapisan ulang atau penggantian berkala.

5. Cocok untuk Berbagai Desain Rumah

Mulai dari rumah minimalis hingga modern mewah, lisplang beton tetap terlihat elegan.


Tips Memilih Lisplang Beton Berkualitas

Agar hasil maksimal, perhatikan hal berikut saat memilih lisplang:

  • Pilih material yang padat dan tidak mudah retak
  • Sesuaikan ukuran dengan desain atap
  • Pilih motif sesuai konsep rumah
  • Beli dari supplier terpercaya

Kesimpulan

Cara pasang lisplang beton tidak hanya sekadar menempelkan material pada atap, tetapi juga membutuhkan perhitungan dan teknik yang tepat. Mulai dari penentuan ukuran, jarak sekrup, hingga penggunaan sealant harus diperhatikan dengan baik.

Dengan pemasangan yang benar, lisplang beton tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga melindungi struktur atap agar lebih awet dan tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *